Praktek masak Keputrian

Kegiatan keputrian adalah sarana atau wadah berkumpulnya muslimah (remaja putri) untuk menambah ilmu, keterampilan dan pemahaman mengenai kemusliman. Kegiatan keputrian di SMP Muhammadiyah 35  dilaksanakan seminggu sekali, yaitu ketika siswa laki-laki melakukan shalat jum’at, yaitu mulai pukul 11.30 sampai pukul 12.30. kegiatan keputrian dirasa efektif sebagai menciptakan pribadi yang muslimah dan mengenalkan pribadi wanita seutuhnya menurut pandangan Islam. Karena semua pembahasan tersebut tidak ada didalam mata pelajaran.

Pada kesempatan kali ini kegiatan Keputrian di isi dengan kegiatan memasak. Belajar memasak pada hakekatnya adalah kegiatan yang dilakukan secara sadar oleh peserta didik yang menghasilkan perubahan tingkah laku pada dirinya sendiri dalam bentuk pengetahuan, keterampilan dan sikap berkenaan dengan tataboga. Pengetahuan tataboga meliput pengetahuan tentang menu, resep masakan, resep kue, bahan makanan pokok, bahan makanan tambahan, bumbu masak, tehnik memasak, menyajikan hidangan dan mengemas makanan. Keterampilan memasak mulai dari membersihkan, menyiangi, memotong dan iris-mengiris dengan berbagai macam alat pemotong atau pisau sesuai dengan pengolahan selanjutnya, melumatkan bumbu.

Selanjutnya keterampilan menyiapkan alat memasak sesuai dengan fungsinya dalam mengolah makanan dengan memperhatikan jenis tehnik memasak, apakah untuk merebus, menggoreng,mengetim. Keterampilan menyajikan makanan atau hidangan, dilakukan dengan memperhatikan jumlah jenis dan kondisi hidangan untuk siap dikonsumsi Hidangan atau kue yang siap dibawa untuk hadiah atau oleh-oleh ataupun untuk dijual sebagai produk usaha. diperlukan keterampilan mengemas makanan. Perubahan perilaku dalam belajar memasak dapat terlihat dalam bentuk sikap seperti memperhatikan kebersihan, di samping ketelitian dalam memilih makanan, mengolah bahan makanan; cermat dan teliti dalam mempersiapkan alat dan bahan makanan, mengolah dan menyajikan makanan, kreatif dalam mengolah menyajikan hidangan yang menarik selera. Belajar tataboga untuk seni memasak dan tata hidang dapat memberikan nilai tambah baik dalam memberikan kepuasan dalam menikmatan suatu hidangan yang disajikan.